nita's Blog

dilema

Posted on: Mei 27, 2009

mencoba tuk tetap bertahan meski hati kadang tak sanggup tuk menghadapi.Kelam memanglah bukan suatu yang indah. Kelam itu tak kunjung hilang. Ingin mencoba menjernihkan apa yang telah keruh n ingin mengembalikan ceria itu. Semua terasa sesak dalam limpahan udara. Keheningan menjadi dermaga pelabuhan tetes air mata yang selalu hadir walaupun hati tak ingin. Harapan dari hari ke hari selalu tertuang, menatap suatu binar cahaya. Kembali ke sejarah, seakan taK ingin tinta hitam membalut ukiran liku berbatu. Semua butuh proses, kontemplasi yang selalu mengisi kesunyian hati. Tak biasa menumpahkan lahar, dan selalu menahannya hingga air hujan kan datang membasahi relung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Mei 2009
S S R K J S M
     
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

jangan lupa diisi y..

Iklan
%d blogger menyukai ini: